Pamekasan
Verifikasi Data Relokasi Pasar Kolpajung Pamekasan oleh Disperindag Ambigu, Tak Miliki Kios Diduga Peroleh Kartu Merah

Memontum Pamekasan – Verifikasi data pemilik kios pembangunan Pasar Kolpajung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, ambigu. Pasalnya, di luar pemilik kios di Pasar Kolpajung, diperoleh informasi juga memperoleh kartu merah sebelum direlokasi, Senin (19/12/2022) tadi.
Diketahui, pembangunan Pasar Kolpajung, itu akan dikerjakan pada awal Maret 2023 mendatang, dengan konsep green building. Kemudian, pada saat pelaksanaan pembangunan berlangsung, pemilik kios atau pemilik toko akan direlokasikan ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) yakni di Lapangan Kowel.
“Pembangunan Pasar Kolpajung itu menggunakan dana Anggaran pendapatan belanja negara (APBN), dengan pagu anggaran yang disediakan kurang lebih Rp 110 miliar. Dan, menggunakan dana APBN Kementerian PUPR Republik Indonesia,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disperindag Pamekasan, Agus Wijaya.
Agus juga menjelaskan, bahwasanya mengenai pendataan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan mengenai berapa data yang sudah terverifikasi. Sebaliknya, dirinya hanya menyampaikan bahwa untuk verifikasi data harus ada foto orang di depan toko. Karena, ditakutkan ada yang dari luar ikut direlokasi dan mendapatkan toko atau kios setelah selesai pembangunan.
“Saya sebagai Kabid Pasar, belum ada laporan dari tim yang ditunjuk. Saya hanya menyampaikan ketika rapat, bahwa setiap foto toko orangnya harus ada di depan toko. Selain itu, juga menunjukkan buku merah. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada laporan berapa ke saya. Mungkin, bisa ke Kepala Dinas langsung,” paparnya.
Baca juga :
- PP Tunas Resmi Berlaku, Guru Besar UIN Madura Berikan Dukungan
- Balon Udara Raksasa Jatuh di Pemukiman Warga Pamekasan dan Viral
- Momentum Halal Bihalal, Bupati dan Wabup Pamekasan Tepis Isu Tidak Harmonis
- Pastikan Sesuai Standart Kesehatan dan Kebersihan, Satgas MBG Pamekasan Sidak Dapur SPPG
- Tabrak Pembatas Jalan, Dua Pemuda Asal Waru Pamekasan Meninggal Dunia
Menurut Agus, untuk verifikasi data itu ditargetkan sudah rampung pada Desember 2022. Sementara, dirinya saat ini fokus pada persiapan tenda tempat relokasi atau hunian sementara di Lapangan Kowel, yang diperkirakan ditempati 1213 pemilik toko. Data itu, diterimanya dari Kepala Pasar Kolpajung.
“Saya kurang tahu, berapa data yang terverifikasi. Mungkin, bisa konfirmasi langsung ke Pak Kadis. Di sini, saya fokus pada tempat relokasi sementara yakni ada 305 tenda yang disiapkan dan Insyaallah nanti malam akan datang,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Pamekasan, Achmad Sjaifudin, secara terpisah mengatakan bahwa verifikasi data relokasi itu dari kepala pasar. Pihaknya tidak tahu secara terperinci, karena yang memverifikasi dari kepala pasar.
“Untuk verifikasi data itu berangkat dari kepala pasar (Kapas). Kapas yang membuat data dari pedagang-pedagang yang ada di Pasar Kolpajung. Karena verikasi itu cuma menilai dan ini masih dalam proses dan target sebelum hari-H, itu sudah rampung, karena sekarang masih dalam proses,” katanya.
Kemudian, Achmad Sjaifudin juga memaparkan bahwasanya mengenai orang luar yang mendapatkan kartu merah, pihaknya juga kurang mengetahui. “Saya kurang paham mengenai orang luar yang dapat kartu merah. Cuma yang jelas, pedagang yang ada di pasar dilakukan pendataan oleh Kapas. Masalah hasil verifikasi, itu nanti bagaimana iya atau tidaknya akan ketahuan. Dan sekarang dalam tahapan lelang untuk proses pengerjaan pada awal Maret 2023 mendatang,” jelasnya. (azm/gie)

Kabar Desa10 bulanHarus Besar Hati Jadi Pesan Prof AQ di Momen HUT 10 KUP Pojur
Hukum & Kriminal11 bulanVideo Syur Dugaan Pasangan Gay Pamekasan Tersebar di Medsos, Satreskrim Polres Tangkap Pelaku
Pamekasan10 bulanDPRD Pamekasan bersama Forkopimda Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto
Pamekasan10 bulanDPRD Pamekasan Gelar Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap RPJMD
Pamekasan9 bulanPeringatan HUT RI, FMPB Palengaan Pamekasan Gelar Beragam Lomba hingga JJS
Kabar Desa9 bulanDiduga Terpapar Campak, Dua Balita di Pamekasan Meninggal Dunia
Hukum & Kriminal9 bulanTak Terima Rumah Dirusak, Seorang Ibu di Pamekasan Buat Laporan Polisi
Pamekasan9 bulanDiduga Usai Konsumsi MBG, 20 Siswa di Pamekasan Alami Keracunan














